Beranda > Guitar Lesson > Pickup Gitar Aktif dan Pickup Pasif | Pickup Gitar

Pickup Gitar Aktif dan Pickup Pasif | Pickup Gitar

Cara mengetahui pickup aktif atau pickup pasif sebetulnya cukup sederhana, anda tinggal buka komponen rangkaian pada spul gitar anda, jika pickup tersebut terdapat rangkaian yang dialiri arus dari baterai maka pickup tersebut tergolong dalam kategori pickup aktif, begitupula sebaliknya, jika cuman terdapat rangkaian kabel saja berarti pickup pasif.
Pickup pasif – Cara bekerja pickup pasif yaitu dari pickup pasif mengirimkan sinyal aslinya, terlebih low outputnya yang kemudian diteruskan ke ampli gitar. Efek yang bisa mempengaruhi sinyal tersebut adalah potensio kontrol pada volume dan tone yang terdapat pada rangkaian gitar. Pada rangkaian pickup pasif cenderung kehilangan high dan low frekwensi akan tetapi lebih memproduksi nada atau tonal yang punchy. Ini dikarenakan pada pasif pickup lebih cenderung mendorong difrekwensi nada midrange. Walaupun pasif pickup memberikan dinamik kontrol yang kurang, tapi smooth sound yang dimiliki masih menjadi idola bagi para player gitar.

Pickup aktif – Pada pickup jenis aktif kebanyakan mempunyai rangkaian preamp yang berada didalam pickup tersebut, jadi dengan sendirinya dapat men-drive sinyal yang dikirim ke ampli gitar. Preamp yang ada dirangkaian pickup jenis aktif sinyalnya harus kuat, sehingga membutuhkan suatu power yang kuat juga, dengan demikian pada preamp aktif membutuhkan suplai baterai tersendiri. Keunggulan dari pickup aktiv ini adalah mampu menolak suara noise yang ditimbulkan oleh pickup.

berbagai model pickup

berbagai model pickup

Untuk perbedaan pickup aktif dan pickup pasif akan saya kelompokkan seperti yang saya tulis dibawah ini:

Pickup pasif

  1. Tidak membutuhkan suplai power baterai.
  2. Membutuhkan daya magnet yang besar sehingga ukuran magnetnya lebih besar dari magnet pickup aktif.
  3. Rentan terhadap noise gitar, atau noise yang diproduksi lebih besar ketimbang pickup aktif.
  4. Tidak membutuhkan rangkaian preamp dalam pickup
  5. Output tonenya kuat di posisi middle range, tapi kurang mengena di ektrim frekuensi (high da low-nya)

Pickup aktif

  1. Membutuhkan suplai power dari baterai.
  2. Membutuhkan magnet akan tetapi ukurannya lebih kecil dari magnet pickup pasif.
  3. Noisenya lebih kecil.
  4. Ada rangkaian preamp dalam pickup
  5. Memproduksi high output yang kuat langsung ke ampli

Jika anda bertanya tentan sustain dari kedua jenis pickup ini, manakah yang lebih bagus. Menurut saya hal itu tergantung dari pickup apa yang anda beli (biasanya harga juga menentukan kualitasnya bos). Tetapi dari hal yang saya amati, dikarenakan pada rangkaian pickup aktif memiliki sinyal didorong oleh rangkaian preamp, maka kebanyakan sustain dipickup aktif rata-rata lama, jika penggunaan pada pickup pasif menggunakan kabel panjang maka power juga sedikit berkurang, sedangkan pada pickup aktif akan terbantu dengan sinyal balance yang didorong oleh preamp pickup.

Pickup pasif merupakan model pickup yang klasik dan banyak digemari oleh kalangan gitaris, karena tonalnya yang spesifik. Sedangkan pickup aktif merupakan pickup modern yang secara pengembangannya memang diciptakan guna memberi nuansa yang baru. Jadi jika anda ingin memilih pickup aktif atau pickup pasif sebaiknya coba dulu. Tone yang dihasilkan cocok dan sesuai dengan permainan ada apa tidak.

About these ads
Kategori:Guitar Lesson
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: